1. Mengabaikan Riset Kata Kunci yang Tepat

Salah satu kesalahan paling umum adalah tidak melakukan riset kata kunci dengan baik.

Banyak pemilik website menggunakan kata kunci yang terlalu umum atau tidak relevan dengan target audiens mereka. Akibatnya, website sulit muncul di hasil pencarian yang tepat.

Solusi: Gunakan alat riset kata kunci seperti Google Keyword Planner atau Ubersuggest untuk menemukan kata kunci yang relevan dan memiliki volume pencarian baik tapi persaingan tidak terlalu ketat.

2. Konten Berkualitas Rendah atau Duplikat

Konten yang dibuat asal-asalan, terlalu pendek, atau menyalin dari website lain akan merugikan SEO.

Mesin pencari seperti Google sangat menghargai konten original dan bermanfaat bagi pengunjung.

Solusi: Buat konten yang informatif, menarik, dan unik. Pastikan juga setiap halaman memiliki konten yang berbeda dan relevan.

3. Mengabaikan Optimasi On-Page

Beberapa pemilik website tidak memperhatikan elemen penting on-page SEO seperti judul (title tag), deskripsi meta, penggunaan heading (H1, H2, dst), dan URL yang ramah SEO.

Optimasi on-page membantu mesin pencari memahami isi halaman dan meningkatkan peluang peringkat lebih tinggi.

Solusi: Gunakan kata kunci utama di judul, deskripsi meta, dan heading. Buat URL singkat dan jelas, mudah dibaca manusia dan mesin pencari.

4. Tidak Memperhatikan Kecepatan Website

Website yang lambat membuat pengunjung cepat meninggalkan situs dan berdampak buruk pada peringkat SEO.

Kecepatan halaman menjadi faktor penting dalam algoritma mesin pencari.

Solusi: Optimalkan gambar, gunakan hosting yang cepat, dan minimalisir penggunaan script yang berat agar website lebih cepat diakses.

5. Tidak Mobile-Friendly

Dengan mayoritas pengguna internet mengakses lewat ponsel, website yang tidak responsif atau tidak mobile-friendly akan kehilangan banyak pengunjung dan peringkat SEO.

Google juga memprioritaskan versi mobile dalam penilaian peringkat.

Solusi: Pastikan desain website responsif dan mudah digunakan di berbagai ukuran layar.

6. Mengabaikan Backlink Berkualitas

Backlink dari website lain yang terpercaya sangat penting untuk meningkatkan otoritas dan peringkat website.

Namun, membeli backlink sembarangan atau menggunakan teknik spam bisa merugikan.

Solusi: Bangun backlink secara alami melalui konten yang berkualitas, kerjasama dengan blog atau media lain, dan aktif di komunitas terkait.

7. Tidak Memantau dan Menganalisis Kinerja SEO

Banyak pemilik website setelah melakukan optimasi tidak memantau hasilnya.

Padahal, SEO adalah proses yang berkelanjutan dan perlu penyesuaian berdasarkan data.

Solusi: Gunakan Google Analytics, Google Search Console, dan alat SEO lainnya untuk memantau trafik, kata kunci, dan masalah teknis agar bisa melakukan perbaikan.

Kesimpulan

SEO adalah proses yang kompleks dan butuh perhatian detail. Kesalahan umum seperti tidak riset kata kunci, konten rendah kualitas, dan masalah teknis dapat menghambat performa website.

Dengan menghindari kesalahan tersebut dan terus belajar, pemilik website bisa meningkatkan peringkat dan mendapatkan lebih banyak pengunjung.