AMARA STORE, Make them turn because of your fashion!

Oleh : Aulia Mardliyaturrahma

Usaha fashion sepertinya menjadi usaha yang tidak ada matinya, hal itu terlihat dari semakin banyaknnya pengusaha-pengusaha baru di bidang fashion. Belum lagi kita sering menemukan bazar-bazar fashion. Setiap terdapat acara tersebut jumlah pengunjung tak pernah surut bahkan selalu meningkat dari tahun ke tahun dan keuntungan bisa berlipat.

Diluar itu, Anda mungkin pernah belanja ke pasar Tanah Abang, atau pasar Jatinegara. Coba Anda perhatikan berapa ratus orang yang datang setiap harinya hanya untuk berbelanja. Dan tentunya yang berbelanja terdapat juga pedagang dari luar daerah. Bisa dibayangkan berapa keuntungannya.

Dengan melihat hal tersebut, terdapat potensi yang cukup besar dibidang fashion. Fashion menjadi pilihan banyak pengusaha-pengusaha pemula untuk menjadi salah satu usaha awal mereka. Karena memang banyak penggemar fashion di Indonesia.

AMARA Store memiliki visi untuk mampu memberikan kepuasan produk kepada konsumen seiring dengan perkembangan fashion yang terjadi. Dan Menawarkan produk fashion yang uptodate, memberikan pelayanan yang baik kepada konsumen sehingga banyak yang menjadi pelanggan tetap. menawarkan pada keunggulan produk dari segi kualitas barang sehingga menambah nilai pelanggan adalah misi dari AMARA Store.

Dalam menjalankan bisnis ini, AMARA Store memiliki segmentasi pelanggan dengan 80% tertuju pada wanita dan sisanya adalah pria. Segementasi pelanggan berdasarkan umur adalah usia 17 sampai 45 tahun.

Perspektif dari value propositions AMARA Store tidak sekedar profit oriented di mana hanya mementingkan profit saja namun juga kualitas, trend, service dan hubungan yang baik dengan customer. Dilihat dari elemen yang terdapat pada value propositions yaitu :

1.    Newness. Owner, customer dan pengelola merencanakan untuk selalu uptodate akan fashion yang terus berubah dan berkembang, serta memberikan tambahan aksesoris pada tas.

2.    Performance. AMARA Store melihatnya dari dua sisi yaitu kinerja pegawai dan kinerja produk.

3.    Customization. Customer dapat memesan produk dengan model sesuai keinginannya secara online atau bisa datang ke toko dan akan mendapat kabar akan ketersediaan produk yang diinginkan.

4.    Design. Rata-rata customer menyukai produk di AMARA Store karena barang terkesan murah tapi tidak murahan. Dan costumer bisa mendapatkan barang dengan kualitas dan design yang bagus dengan harga yang terjangkau.

5.    Brand. Produk yang dijual ada yang memiliki brand dan ada pula yang tidak ada brandnya. Brand yang ada rata-rata sudah dikenal oleh customer. Brand AMARA Store dikenal sebagai toko tas dan dompet yang tergolong murah dengan kualitas yang bagus.

6.    Price. Harga yang diberikan untuk produk baju dimuali dari harga kisarana Rp. 50.000 dan untuk gamis dimulai dari harga Rp. 150.000, untuk harga sepatu dimulai dari kisaran Rp. 120.000 dan untuk tas dimulai dari harga Rp. 100.000.

7.    Risk reduction. Pihak toko memberikan garansi pada produk yang dijualnya dengan syarat pihak toko tidak bisa melakukan apa-apa apabila produk yang telah dibeli mengalami kecacatan atau kerusakan beberapa hari setelah pembelian karena sebelum pembeli membayar, pihak toko akan meminta pembeli untuk mengecek terlebih dahulu kondisi barangnya. Misal ada yang cacat atau rusak, pihak toko akan menukarnya dengan yang baru. Namun apabila customer tidak mengatakan apa-apa, pihak toko akan menganggapnya barang yang layak dan normal serta tidak ada cacatnya. Jadi apabila tiba-tiba setelah lewat beberapa hari dan ada yang mengatakan bahwa produk tersebut rusak atau cacat, pihak toko tidak bisa menggantikannya dengan yang baru kecuali complaint pada hari yang sama.

8.    Accessibility. Tidak semua orang mampu membeli produk yang dipasarkan dikarenakan perbedaan perekonomian setiap orang dan customer mengatakan bahwa hal ini berdasarkan persepsi mengenai harga pada diri masing-masing orang. Meskipun begitu, semua orang mampu untuk mengakses ke toko ini.

9.    Usability. Produk yang dijual tergolong mudah untuk digunakan seperti baju atasan, jubah, tas dan dompet pada umumnya di mana tas yang ada dapat digunakan dengan cara dicangklong, digendong ataupun dipegang tangan.

Channel merupakan cara perusahaan dalam menjangkau / berkomunikasi dengan pelanggan. AMARA Store menjangkau customer secara direct (channels sendiri) dan indirect (partner channels). Proses transaksi yang dilakukan terbagi menjadi dua yaitu proses yang terjadi secara langsung (pelanggan datang ke toko) dan secara tidak langsung (kontak melalui handphone). Bagi customer yang memesan, diberikan dua pilihan yaitu ambil sendiri atau pemilik yang mengantarkan. Sistem pembayaran yang dilakukan secara langsung memiliki dua opsi yaitu membayar secara cash dan debit sedangkan bagi transaksi yang dilakukan secara tidak langsung dapat melakukan sistem COD di mana pembayaran secara cash pada saat barang diantarkan dan sistem transfer di mana customer diminta untuk mentransfer sejumlah uang sesuai dengan total harga barang dan kemudian pemilik akan mengantarkan pesanannya ke rumah.

Customer relationships merupakan jenis hubungan yang ingin dibangun perusahaan dengan masing-masing customer segments tertentu. AMARA Store berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga hubungan baik dengan customer. Dapat dikatakan pula bahwa kategori customer relationships yang diterapkan di AMARA Store adalah personal assistance (customer berkomunikasi secara langsung dengan pihak toko baik itu dengan karyawan maupun owner), dedicated personal assistance (customer khusus dilayani secara khusus oleh owner), communities (owner membuat grup di WhatsApp untuk menjalin hubungan dengan komunitas customernya).

Revenue streams merupakan pendapatan yang diperoleh perusahaan dari customer segments. AMARA Store memperoleh pendapatan dari penjualan produk. Mekanisme harga yang digunakan adalah ditetapkan berdasarkan kualitas dan memberi bonus dengan pembelian grosir.

Key resources merupakan sumber daya perusahaan yang dibutuhkan perusahaan dalam membuat dan menawarkan value proposition, meraih pasar, menjaga hubungan dengan customer segments dan memperoleh pendapatan. Key resources dapat dilihat dari 3 elemen yaitu physical (fasilitas), intellectual (brand dan partnerships), human (karyawan), financial (uang tunai).

Key activities yaitu tindakan paling penting yang harus perusahaan ambil agar operasinya berhasil. Aktivitas yang dilakukan oleh AMARA Store yaitu melakukan pemesanan, menunggu pesanan dikirim, menerima kiriman barang, melakukan stock, menata barang yang dijual, memajang produk yang baru, melakukan penjualan.

Key partnerships merupakan pihak yang menjalin hubungan kerja sama dengan perusahaan. AMARA Store memiliki partner yang potensial seperti supplier dan customer yang dapat membantu owner dalam mencapai tujuannya. Selain itu, partner yang dimiliki oleh AMARA Store adalah pihak ekspedisi baik Pos Indonesia, J&T, JNE dan lain-lain, sesuai dengan kesepakatan antara owner dan customer.

Komentar